Tanggamus

Diduga Tabrak lari Seorang Pria Asal Tanggamus Babak Belur Diamuk Masa

×

Diduga Tabrak lari Seorang Pria Asal Tanggamus Babak Belur Diamuk Masa

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Tanggamus, Lampung – diduga tabrak lari seorang pria paruh baya asal Way Manak, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung jadi bulan-bulanan warga,Rabu/19/2/2025

Pasalnya, pengendara mobil jenis Toyota Innova Reborn dengan plat nomor BE 1493 JD tersebut diteriaki maling hingga berujung amukan massa

peristiwa amukan masa terjadi di wilayah Jati Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung pada Selasa malam rabu

dalam rekaman Video pendek yang beredar luas di jejaring media sosial Grup WhatsApp, memperlihatkan kondisi mobil yang rusak dan seorang pria babak belur dikerumuni warga.

berdasarkan Informasi sementara yang berhasil dihimpun bahwa dalam vidio yang beredar menyebutkan pengemudi mobil jenis Toyota Innova Reborn dengan plat nomor BE 1493 JD diduga terlibat dalam insiden tabrak lari”hingga memicu pengejaran serta diteriaki maling

Dalam sebuah pesan suara yang beredar, disebutkan bahwa kendaraan melintas di Pringsewu sebelum akhirnya mengambil jalur menuju Ambarawa. Warga yang mendengar adanya pencurian mobil langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya mobil tersebut terperosok ke selokan di Pekon Jati Agung.

Rekaman video lainnya menunjukkan ribuan warga ikut dalam pengejaran. Beberapa orang terlihat membawa pentungan kayu, sementara seorang lainnya mencoba menenangkan massa agar tidak melanjutkan aksi kekerasan, mengingat pengemudi sudah dalam kondisi babak belur.

Berdasarkan informasi dari warga, pengemudi mobil yang menjadi korban amukan massa diketahui bernama Safrudin, Kepala Pekon Way Manak, Kecamatan Pugung, Tanggamus.

“Infonya tabrak lari, tapi pas dikejar malah diteriakin maling,” ujar seorang warga Pugung.

Warga Way Manak, Pugung lainnya juga membenarkan bahwa pria yang menjadi korban merupakan kepala pekon mereka. Namun, hingga kini belum ada keterangan pasti mengenai kronologi kejadian.

“Itu kepala pekon kami. Untuk kronologis lengkapnya kami belum tahu, karena kejadian itu tadi malam. Dari informasi yang beredar, awalnya ada tabrakan, lalu diteriaki maling dan akhirnya dimassa warga,” kata salah seorang warga.

Hingga saat ini, masih dihimpun informasi dari pihak kepolisian, sebab belum ada pernyataan resmi apakah kasus ini benar-benar melibatkan tabrak lari dan pencurian, atau hanya kesalahpahaman yang berujung pada aksi main hakim sendiri.(Aman Andeska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!