Jakarta

Ruang Gerak Terbatas Tak Padamkan Semangat Santri Warga Binaan Peringati Hari Santri 2026

×

Ruang Gerak Terbatas Tak Padamkan Semangat Santri Warga Binaan Peringati Hari Santri 2026

Sebarkan artikel ini

Reviewindonesia.id- Mengusung semangat peringatan Hari Santri Nasional 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat menggelar rangkaian acara keagamaan dan pertunjukan seni di Masjid At-Taubah, Kamis (22/10). Seluruh penampilan seni dan pembinaan kerohanian dalam kegiatan ini dibawakan langsung oleh para santri warga binaan dari Pesantren At-Tawwabin Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo. Dalam sambutannya, Sumaryo menegaskan pentingnya pembinaan mental keagamaan sebagai bekal warga binaan.

“Hari Santri ini menjadi momentum berharga untuk membuktikan bahwa ruang gerak yang terbatas tidak melenyapkan semangat untuk belajar, berkarya, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,”ujar Sumaryo.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung khidmat. Suasana religius semakin terasa saat Tim Hadroh, Marsamba melantunkan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, disusul pembukaan oleh pembawa acara serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri warga binaan.

Puncak acara dimeriahkan oleh para santri dengan menampilkan bakat dan ketangkasan mereka dalam Pertunjukan Nasyid Acapella yang harmonis serta Sketsa Komedi Religi menghibur namun sarat akan pesan moral dan kebaikan.

Sumaryo sebagai Kepala Rutan juga menegaskan bahwa melalui Pesantren At-Tawwabin, Rutan Kelas I Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus membimbing para warga binaan agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi positif saat kembali ke masyarakat kelak.

Melalui wadah Pesantren At-Tawwabin di Masjid At-Taubah, Rutan Kelas I Jakarta Pusat terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian berbasis keagamaan untuk membangun benteng moral dan keimanan warga binaan agar menjadi pribadi yang bermanfaat ketika sudah berada di tengah masyarakat.( Ragil).

error: Content is protected !!