Jawa Timur

Siswa SMPN I Kabuh Jombang Trauma Mengkonsumsi MBG Pasca Insiden Keracunan

×

Siswa SMPN I Kabuh Jombang Trauma Mengkonsumsi MBG Pasca Insiden Keracunan

Sebarkan artikel ini

Jombang – Ratusan Siswa SMPN I Kabuh . Kabupaten Jombang . Jawa timur, menolak untuk menyantap Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) yang dibagikan Sabtu ( 5/9/2026).

Mereka masih trauma setelah dugaan keracunan yang dialami ratusan sisw dua hari sebelumnya, para siswa mendapatkan jatah paket MBG tetapi mereka memilih tidak menyantapnya. Mereka kwatir kejadian serupa kembali terjadi setelah 259 siswa SMPN I Kabuh dilaporkan mengalami gejala keracunan saat menyantap menu MBG pada hari kamis (3/9/3026).

Evrillia Reza . Salah seorang siswa mengaku ketakutan masih dirasakan siswa, bahkan , iya mengaku mendapat imbauan dari orang tua agar tidak menyantap makanan yang dibagikan melalui program tersebut.

” Ya dapat, tapi tidak boleh dimakan, tidak boleh disebarkan, tidak boleh diedarkan ke siswa ” kata Evrillia

Menurut dia, sekalipun makanan itu dibagikan untuk dikonsumsi , ia tetap menolak tidak menyantapnya.

” Tidak, soalnya takut, dan terus juga sudah diimbau orang tua, katanya MBG tidak usah dimakan ” ujarnya.

Kepala SMPN I Kabuh. Suprihadiono , membenarkan sebagian siswa menolak tidak mengonsumsi MBG, sikap itu berkaitan dengan kejadian dugaan keracunan yang terjadi sebelumnya, pihak sekolah tidak memaksa siswa menyantap makanan tersebut, sekolah, menurut Suprihadiono, telah berupaya meyakinkan siswa tentang makanan yang diterima , tetapi kekwatiran mereka belum hilang.

” Memang ada sebagian yang mencurigakan . Cuma ada anak – anak yang dimakan tidak apa – apa , ada Guru yang makan juga tidak apa – apa ” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 259 siswa SMPN I fifuga mengalami gejala keracunan , setelah menyantap menu MBG berupa udang saos Padang dan tumis Kamis (3/9/2026).

Dari jumlah tersebut, 71 orang sempat mendapat perawatan di tiga fasiltas kesehatan. Pemerintah Kabupaten Jombang, kemudian mengambil langkah evaluasi penyedia makanan.

Dinas Kesehatan Jombang, mencabut Sertifikat Laik Higiene sanitasi ( SLHS ) satuan pelayanan pemenuhan gizi ( SPPG ) Brumbung Mangunan.

Pencabutan itu dilakukan setelah muncul dugaan keracunan yang berkaitan dengan makanan MBG.

Sampel makanan yang diduga dikonsumsi para siswa juga telah diambil untuk pemeriksaan laboratorium , hasil pengujian diharapkan dapat mengungkap kandungan atau faktor yang menyebabkan munculnya gejala keracunan.

Sementara trauma siswa belum sepenuhnya pulih, penolakan menyantap MBG pada Sabtu menjadi tanda bahwa dugaan keracunan tersebut masih menyisakan kekwatiran di lingkungan sekolah. ( Muk )

error: Content is protected !!