KEPULAUAN SANGIHE

Garjas Renang Kodim 1301/Sangihe, Nazaruddin Tekankan Kesiapan Fisik dan Profesionalisme Prajurit

×

Garjas Renang Kodim 1301/Sangihe, Nazaruddin Tekankan Kesiapan Fisik dan Profesionalisme Prajurit

Sebarkan artikel ini

Reviewindonesia.ID – Kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan taktis dan kedisiplinan, tetapi juga ditopang kondisi fisik yang prima. Hal tersebut menjadi perhatian Kodim 1301/Sangihe melalui pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik Semester II Tahun 2026 dengan materi renang dasar gaya dada sejauh 50 meter.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kolam Renang Teletabis, Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (9/10/2026), mulai pukul 06.00 WITA. Sebanyak 42 personel dari Makodim dan Koramil jajaran Kodim 1301/Sangihe mengikuti seluruh tahapan pengujian tanpa ada peserta yang tercatat absen.

Turut hadir dalam kegiatan Pasi Persdim 1301/Sangihe Kapten Inf Steven T. Joseph, Pelda Salmon dan Serka Jepri Masihor dari Jasrem 131/Santiago, Sertu Rivaldo Pangandaheng dari Kesdim 1301/Sangihe, Sertu Dirson Manus dari Kodim 1301/Sangihe, serta Sertu Andika S. selaku Bamin Persdim 1301/Sangihe. Kegiatan juga diikuti personel Makodim dan Koramil jajaran.

Dandim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazaruddin, S.T., M.I.P., menegaskan bahwa pembinaan kesegaran jasmani tidak boleh dipandang sebatas pemenuhan agenda rutin satuan. Menurutnya, evaluasi fisik secara berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi dan kemampuan prajurit sekaligus mendorong setiap personel mempertahankan kebugaran secara berkelanjutan.

“Tes kesegaran jasmani periodik merupakan bagian dari pembinaan prajurit untuk mengukur sekaligus memelihara kemampuan fisik. Kesiapan jasmani harus menjadi perhatian setiap personel karena tugas di lapangan menuntut kondisi tubuh yang sehat, daya tahan yang baik, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi,” tegas Nazaruddin.

Ia menjelaskan, penguasaan kemampuan dasar renang memiliki arti penting bagi prajurit yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sebagai wilayah kepulauan, Sangihe memiliki karakteristik geografis yang membuat keterampilan renang perlu terus dipelihara sebagai bagian dari kemampuan dasar prajurit.

“Renang bukan hanya materi pengujian, tetapi juga salah satu kemampuan dasar yang perlu dikuasai dan dipelihara. Karena itu, prajurit harus terus berlatih, menjaga kesehatan, serta memahami pentingnya keselamatan selama melaksanakan kegiatan fisik. Setiap kemampuan yang dimiliki harus dipersiapkan agar dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,” jelasnya.

Nazaruddin juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum pelaksanaan tes. Menurutnya, tahapan tersebut merupakan langkah awal untuk mengetahui kondisi peserta sebelum menjalani aktivitas fisik, sehingga pelaksanaan pengujian dapat berlangsung dengan memperhatikan faktor keamanan dan prosedur yang berlaku.

“Pemeriksaan kesehatan, pemanasan, pelaksanaan tes, hingga evaluasi merupakan satu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan. Seluruh tahapan harus dijalankan dengan tertib dan disiplin. Saya mengingatkan setiap personel agar tidak hanya menjaga kebugaran menjelang tes, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dandim berharap hasil evaluasi Garjas dapat menjadi bahan bagi setiap prajurit untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan fisik. Ia meminta seluruh personel membangun pola hidup sehat, rutin berolahraga, serta mempertahankan semangat latihan tanpa mengabaikan keselamatan.

“Prajurit yang memiliki fisik terpelihara akan lebih siap menghadapi tuntutan tugas dan tanggung jawabnya. Saya berharap seluruh anggota terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan melaksanakan pembinaan jasmani secara konsisten. Dengan demikian, kesiapan individu dapat mendukung kesiapan satuan dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Nazaruddin.(Yosua)

error: Content is protected !!