Metro – Sebanyak delapan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) asal Kota Metro mengikuti seleksi tingkat Provinsi Lampung setelah dinyatakan lolos pada tahapan seleksi di tingkat kota.
Berdasarkan data yang dihimpun, delapan peserta tersebut yakni Muhyi Dermawan Agung dari SMA Negeri 3 Metro, Putu Getha Agni Sivananda dari SMA Negeri 1 Metro, Muhammad Zaki Falih Arifin dan Muhammad Akhdan Maulana dari SMA Negeri 4 Metro.
Sementara dari peserta putri, Jasmine Alya Nur Syarafana dan Alvia Nurmilla dari SMA Negeri 1 Metro, R.Rr Intan Ayu Dewi Hapsari dari SMA Negeri 3 Metro, serta Najwa Zahra Pradinta dari SMA Negeri 5 Metro.
Wali Kota Metro, Bambang Imam Santoso, mengapresiasi capaian para Capaska yang berhasil melaju ke tingkat provinsi. Ia menyebut prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah.
“Delapan Capaska ini adalah putra-putri terbaik Kota Metro yang akan membawa nama daerah di tingkat Provinsi Lampung. Kami sangat bangga dan berharap mereka dapat memberikan hasil terbaik,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, para peserta diminta untuk menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta disiplin selama proses seleksi berlangsung.
“Persiapkan diri dengan maksimal, jaga kesehatan, dan tetap fokus agar dapat lolos hingga tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Bangkit Haryono Utomo, mengatakan para Capaska tersebut telah melalui proses seleksi yang ketat dan objektif di tingkat kota.
“Mereka merupakan hasil seleksi terbaik dari berbagai tahapan, mulai dari administrasi, kesehatan, hingga kemampuan fisik dan mental. Kami optimistis mereka mampu bersaing di tingkat provinsi,” kata Bangkit.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan guna memaksimalkan kesiapan para peserta.
“Harapannya, ada perwakilan dari Kota Metro yang bisa melaju hingga tingkat nasional dan menjadi bagian dari Paskibraka pada peringatan HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.
Pemerintah Kota Metro melalui Kesbangpol berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, dan kedisiplinan.(Jamhari)






