Lampung Utara, Review Indonesia — Menindaklanjuti hasil pertemuan antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Utara, Aliansi Pemuda Abung Tengah, serta perwakilan Ketua Muhammadiyah dan Komisi III DPRD Lampung Utara, Selasa (4/11/) pemerintah kabupaten mulai melakukan langkah konkret dalam upaya perbaikan Jalan Hanura yang kondisinya kini rusak parah dengan melakukan survey kondisi jalan.
Sebagai bentuk tindak lanjut tim dari Dinas PUPR Lampung Utara bersama anggota DPRD Komisi III, Tesa Anggarani bersama perwakilan Aliansi Pemuda Abung Tengah yang digagas oleh Youda Anggara dan Ahmad Danil Lazi, turun langsung ke lapangan untuk melakukan survey titik-titik kerusakan jalan yang paling mendesak untuk diperbaiki. Jum’at (7/11)
Dalam kegiatan tersebut, pihak PUPR melakukan pendataan kondisi jalan, pengukuran panjang ruas yang mengalami kerusakan berat, serta mendokumentasikan lokasi-lokasi yang nantinya akan menjadi prioritas untuk perbaikan pada tahun anggaran 2026.
“Kami berharap hasil survei ini bisa segera ditindaklanjuti dengan perencanaan teknis yang matang agar perbaikan bisa dilaksanakan secepatnya pada tahun depan,” ujar Tesa Anggarani, anggota DPRD Komisi III yang turut mendampingi survei tersebut.
Sementara itu, perwakilan dari Aliansi Pemuda Abung Tengah, Youda Anggara, menyampaikan apresiasi kepada pihak pemerintah daerah dan anggota dewan yang telah merespons cepat aspirasi masyarakat.
“Kondisi jalan Hanura ini sudah lama dikeluhkan masyarakat karena rusak cukup parah dan menghambat aktivitas warga. Kami berharap pemerintah daerah tidak menunda-nunda proses rehabilitasi ini, karena perbaikan jalan sangat mendesak demi kelancaran ekonomi dan keselamatan pengguna jalan,” ungkap Youda.
Dinas PUPR Lampung Utara menyampaikan komitmennya untuk memasukkan ruas jalan Hanura ke dalam rencana kerja pembangunan infrastruktur tahun 2026, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah dan hasil verifikasi teknis lapangan.
Langkah kolaboratif antara masyarakat, organisasi pemuda, legislatif, dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
(Aw)






